06 October 2018

Ini 3 Kerugian Membeli Smartphone Entry Level

smartphone mid range

Semakin hari, semakin banyak saja smartphone baru yang beredar di pasar dengan beragam segmen. Yap, seperti yang kita ketahui bersama, ada 3 segmen dalam pasar smartphone yakni Flagship, Midrang, dan Entry level. Segmen flagship merupakan segmen bagi smartphone kelas atas yang dibekali dengan spesifikasi high end. Sementara smartphone midrange merupakan rumah bagi smartphone kelas menengah yang mengusung spesifikasi standart atau paling rekomended dengan harga yang terjangkau. Sedangkan untuk segmen entry level merupakan segmen bagi smartphone murah yang menawarkan spesifikasi ala kadarnya.

Walaupun memiliki spesifikasi yang tidak bisa dibanggakan, nyatanya smartphone entry level sangat laris di pasaran. Hal ini dikarenakan ia ditawarkan dengan harga yang murah meriah. Yap, beberapa orang memang enggan merogoh kocek sedikit dalam untuk membeli smartphone dengan alasan Hemat.

Memang wajar saja jika orang berfikiran seperti itu, akan tetapi apakah dengan membeli smartphone entry level yang murah bisa benar-benar membuat Anda hemat? tentu saja tidak, malah bisa jadi membeli smartphone entry level malah akan membuat kantong boros. Lha kok bisa? Penasaran? Simak 3 Hal dibawah ini yang menjelaskan kerugian membeli smartphone entry level.



1. Desain dan material tidak menarik

Di era milenial ini, beragam smartphone hadir dengan tampilan serba premium yang dibalut dengan material kaca yang mengkilau dan pastinya sedap dipandang mata. Namun jangan berharap banyak mengenai hal ini di segmen smartphone entry level. Hamper kebanyakan smartphone entry level dibalut dengan material plastik polikarbonat.

Ya, walaupun material plastik memiliki keunggulan tersendiri dimana ia tidak mudah tergores atau pecah. Namun, secara tampilan bahan plastic terlihat biasa saja dan tidak memiliki kesan istimewa apalahi premium. Tak hanya itu saja, smartphone bermaterial plastik sangatlah ringan dan menghadirkan kesan ringkih.

2. Minim Teknologi

Seperti yang kita ketahui bersama, perkembangan teknologi smartphone di era milenial ini begitu pesat. Saking cepatnya, setiap tahun pengguna selalu ditawari oleh smartphone yang dibekali dengan beragam teknologi canggih dan keren.

Sayangnya fitur atau teknologi baru hanya bisa Anda temu di smartphone midrange atau flagship. Sementara untuk smartphone entry level hanya akan dibekali dengan fitur yang ala kadarnya.

Ya wajar saja sih, hal ini digunakan untuk meminimalisir biaya produksi. Bahkan hardware smartphone entry level juga tidak bisa dibanggakan karena hanya dibekali dengan komponen jadul yang hanya mampu untuk telfon, chatting dan browsing saja. Jadi jika Anda membeli smartphone entry level, jangan berharap lebih soal teknologi dan performanya.

3. Siklus Ganti Smartphone

Smartphone entry level merupakan smartphone yang dibekali dengan komponen yang tidak segagah smartphone midrange atau flagship. Sehingga umurnya pun akan lebih singkat.

Selain umur komponen yang singkat, aplikasi di dalam smartphone Android juga cukup rajin dalam hal pembaruan. Sehingga dibutuhkan dukungan teknologi dan hardware yang mumpuni. Selain itu, akan ada masa dimana smartphone entry level tidak mendapatkan update software karena tidak memenuhi standart requirement. Jadi mau tidak mau, Anda dipaksa untuk upgrade atau membeli smartphone baru.

Share this

Seorang Netter Yang Suka Ngadem Dibawah AC

0 Comment to "Ini 3 Kerugian Membeli Smartphone Entry Level"

Post a Comment