11 November 2017

Kartu SIM akan Semakin Kecil, Bahkan Ukurannya Lebih Kecil dari Nano SIM

apa itu esim
Sebuah perangkat ponsel atau smartphone saat ini tidak akan berfungsi secara maksimal tanpa kehadiran satu benda. Satu benda yang kami maksud tersebut adalah SIM (Subscriber Identity Module). Nah, sejak awal kehadirannya di tahun 1991, SIM telah mengalami beberapa kali penyusutan, yang membuatnya semakin kecil sekaligus semakin canggih. Dahulu, SIM harus masuk ke dalam smartphone dalam ukuran sebuah kartu kredit.

Pada tahun 1996, SIM mulai mengalami penyusutan ukuran, yang dikenal dengan Mini SIM. Di tahun 2013 kembali menyusut seiring dengan namanya menjadi Micro SIM, yang pada akhirnya sejak tahun 2012 hingga saat ini memiliki ukuran yang lebih kecil lagi dengan nama Nano SIM.

Rupanya, ukuran tersebut bukanlah ukuran terkecil yang bisa diraih oleh sebuah kartu SIM. Pasalnya, terdapat ukuran SIM baru yang telah dikembangkan sejak tahun 2016, yang diberi nama eSIM. Ukurannya sendiri lebih kecil dari Nano, namun diklaim lebih canggih.
apa itu eSIM


Apa itu eSIM?

eSIM merupakan singkatan dari Embedded SIM (SIM yang tertanam), atau yang kini sering dikenal sebagai Universal Integrated Circuit Card (eUICC), memiliki ukuran yang sangat kecil. Secara rinci, eSIM hanya memiliki panjang 5mm dan lebar 5mm.


eSIM hadir secara langsung di dalam perangkat pengguna, terikat secara langsung dengan motherboard. Akan tetapi, fungsinya sendiri serupa dengan SIM yang bisa dilepas dan dipasang, atau removeable SIM. Benda yang nampaknya akan semakin booming tersebut memiliki M2M (Machine to Machine) dan kemampuan Remote Provisioning. Kemampuan Remote Provisioning memungkinkan eSIM untuk menyuguhkan pengalaman yang jauh lebih baik, terutama saat mengaktifkan dan mengatur ponsel saat pertama kalinya. Hanya melalui perangkat, kamu dapat memilih operator yang diingginkan dan juga jenis paket yang hendak digunakan.


Thomas Henze, Direktur Programn eSIM dari Deutsche Telekom mendemonstrasikan cara mengaktifkan operator di dalam perangkatnya. Dirinya hanya melakukan scan terhadap surat fisik yang dikirimkan operator, lalu secara otomatis jaringan akan langsung terhubung. Adapun cara lain adalah dengan melalui Universal Activation Code, yang juga menggunakan metode scan, namun memungkinkan penggunanya untuk mengaktifkan lebih banyak smartphone.


Apa Manfaatnya?

Mungkin banyak yang bingung akan manfaat dari eSIM tersebut. Namun, jika disadari akan banyak manfaat yang bisa ditemui saat eSIM telah resmi menjadi standar baru sebuah perangkat.

manfaat esim

Manfaat pertama adalah ketika pengguna melakukan perjalanan ke sebuah daerah atau negara yang tidak dijangkau oleh layanan operatornya. Dengan demikian, pengguna tak perlu membeli kartu baru, dan repot-repot menyesuaikannya dengan standar ukuran SIM perangkat mereka.

Manfaat kedua pengguna tak perlu lagi melakukan pembayaran terhadap sebuah operator sebelum menikmati layanan mereka, contohnya saja seperti membeli sebuah kartu SIM fisik.




Kesimpulan

Itulah informasi mengenai eSIM yang bisa kami bagikan kepada kamu. Dengan demikian, nampak jelas jika teknologi manusia dalam hal komunikasi tidak akan pernah berhenti untuk berkembang.
Seluruh perkembangannya pun bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia, dan membuatnya semakin ringkas. Salah satu bukti nyatanya adalah eSIM. Untuk saat ini, eSIM baru bisa ditemui pada Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL dan Apple Watch 3. Kemungkinan besarnya, vendor-vendor lain akan mulai mengikuti langkah Google dan Apple tersebut di tahun depan.

Share this

Seorang Netter Yang Suka Ngadem Dibawah AC

0 Comment to "Kartu SIM akan Semakin Kecil, Bahkan Ukurannya Lebih Kecil dari Nano SIM"

Post a Comment